Pengertian Prilaku Agresif dan Ciri-Cirinya

blogger templates
A. Pengertian Agresif     Secara Psikologis, agresif berarti cenderung (ingin) menyerang kepada sesuatu yang dipandang sebagai hal yang mengecewakan, menghalangi atau menghambat (KBBI: 1995: 12).

B. Pengertian Perilaku Agresif     Sebelum membicarakan tentang definisi perilaku agresif (aggressive behavior), perlu dikemukakan bahwa ada beberapa konsep yang maknanya masih diperdebatkan mempunyai perbedaan, atau persamaan, dengan perilaku agresif, konsep tersebut adalah bullying dan violence.     Ada pendapat yang menyatakan bahwa perilaku agresif sinonim dengan bullying dan violence, sementara yang lain berpendapat bahwa bullying dan violence merupakan sub bagian (subset) dari perilaku agresif. Perdebatan konsep tersebut ditegaskan oleh O’moore (t.t.: 1) sebagai berikut:

There is a tendency, at present, towards viewing aggression, bullying and violence as being synonymous. While few will disagree that bullying and violence are sub-sets of aggressive behaviour, disagreements are encountered, especially in respect of what constitutes bullying and violence.

     Dalam hal ini, tidak diperdebatkan apakah sebuah konsep di atas berbeda ataukah sinomin, tetapi yang ditekankan adalah bentuk-bentuk yang tampak dari suatu perilaku yang digolongkan sebagai perilaku agresif. 
     Ahli psikologi sosial, yaitu Dollard dan Miller, menerangkan denganfrustration-aggression hypothesis (Brigham, 1991; Baron & Byrne, 2004; Nashori, 2008). Orang-orang yang frustrasi marah terhadap orang-orang yang dianggap sebagai penyebab atau perantara terjadinya rasa sakit. Disakiti atau dilukai perasaannya atau kepentingannya, itulah yang dijadikan alasan oleh sementara orang untuk bertindak agresif. Mereka frustrasi dengan apa yang terjadi, dan jadilah mereka menjarah, membunuh, menembak, melempar batu, memukul, membacok, dan seterusnya. Di dalam kajian psikologi, perilaku agresif mengacu kepada beberapa jenis perilaku baik secara fisik maupun mental, yang dilakukan dengan tujuan menyakiti seseorang (Berkowitz, 2003). 
      Jenis perilaku yang tergolong perilaku agresif diantaranya berkelahi (fighting), mengata-ngatai (name-calling), bullying, mempelonco (hazing), mengancam (making threats), dan berbagai perilaku intimidasi lainnya (Wilson, 2003). Sebagian tidak jelas hubungannya antara perilaku yang satu dengan perilaku yang lain, sehingga istilah perilaku agresif sulit untuk didefinisikan secara ringkas. Loeber and Stouthamer-Loeber, dalam Tremblay (2000: 131) mendefinisikan perilaku Agresif sebagai berikut: “Aggression is defined as those acts that inflict bodily or mental harm on others”.
    Definisi ini lebih menekankan pengertian agresif pada tindakannya, yang selanjutnya mempunyai pengaruh negatif sebagai konsekuensi dari sebuah tindakan agresif terhadap korban, yaitu kerugian jasmani dan mental orang lain, tanpa memandang tujuan dilakukannya tindakan agresif itu sendiri. 
     Coie and Dodge, dalam Tremblay (2000: 131) mendefinisikan perilaku Agresif sebagai berikut: “Behaviour that is aimed at harming or injuring another person or persons”. 
Definisi ini tidak menekankan pada kemungkinan konsekuensi negatif yang ditimbulkan oleh perilaku Agresif, tetapi lebih menekankan pada tujuan dilakukannya perilaku agresif, yaitu kerugian atau terlukanya orang lain.
      Sekarang, rumusan perilaku agresif tidak hanya dilihat dari bentuk perilakunya, melainkan juga dilihat dari aspek tujuan atau maksud dilakukannya suatu perbuatan agresif tersebut. Rumusan demikian sesuai dengan yang dikemukakan oleh :

“Persson (2005: 81): “In the present study, the definition of aggression was broadly formulated to encompass not only acts specifically intended to hurt another person, but also acts that result in negative consequences for a peer, although their primary aim is to attain a personal goal,rather than to hurt a peer”

C. Ciri-ciri Prilaku Agresif
     Ciri Perilaku Agresif : 
  • Jujur, terbuka namun cara mengungkapkan perasaan tidak tepat,
  • Cenderung memaksakan kehendak,
  • Diliputi rasa marah, menyalahkan,
  • Ingin menjatuhkan orang lain,
  • Menimbulkan ketegangan, rasa sakit, cemas, salah.
     Agresif Merupakan perilaku yang :
  • Mengutamakan kebutuhan, perasaan diri sendiri
  • Mengabaikan hak dan perasaan orang lain
  • Menggunakan segala cara, verbal dan non verbal, misal. sinisme, kekerasan
     Isi Pikiran agresif : 
  • Hanya perduli dengan tercapainya tujuan diri
  • Disertai tanda verbal seperti: suara keras, nada kasar, mata melotot, jari tegang.
     Contoh seseorang dengan Perilaku Agresif dalam mengeluarkan pendapat :
  • Kerjakan saja sendiri!
  • Bodoh!
  • Pasti kamu tidak percaya!


--- Sekian Semoga Bermanfaat ---

2 Responses to "Pengertian Prilaku Agresif dan Ciri-Cirinya"